Siswa SMP Al Azhar Syifa Budi Cibinong Menjadi Perwakilan Indonesia dalam AYIMUN (Asia Youth International Model United Nations Conference) ke-19

Sebelas siswa berprestasi SMP Al Azhar Syifa Budi Cibinong sukses mengharumkan nama sekolah dan Indonesia dalam perhelatan akbar Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) yang ke-19, diselenggarakan di Bangkok, Thailand, mulai tanggal 21-24 November 2025. Acara bergengsi ini mengusung tema relevan, “Youth for Resilience: Fostering Strength and Innovation in the Face of Global Adversity,” dan berhasil menarik sekitar 700 peserta delegasi muda dari 32 negara di seluruh dunia.
Selama empat hari, para peserta terlibat dalam simulasi diplomatik intensif untuk membahas dan mencari solusi atas isu-isu global. SMP Al Azhar Syifa Budi Cibinong mengirimkan delegasi sebanyak 11 siswa yang tersebar dari kelas 7 hingga kelas 9. Kesebelas siswa ini menunjukkan komitmen tinggi dalam berdiplomasi dengan ditempatkan di WHO Chamber 1 (World Health Organization), sebuah komite krusial yang membahas isu-isu kesehatan global.

Berikut adalah daftar delegasi muda yang berpartisipasi:
Danesha Aquina Athaya Setya (71)
Rafif Khaleef Fahreza (71)
Afkar Fathillah Jalujati (81)
Aldanesh Kiandra Prasetia (81)
Alesha Naura Azkadina (82)
Baby Batrisyia Arifa Putri (81)
Inara Aquinna Maharishi (81)
Rhiasya Ellevitya Haryono (82)
Shazia Almahyra Ermawan (82)
Fatiya Nur Aisyah (91)
Khansa Ainun Nisa (91)

Perwakilan SMP Al-Azhar Syifa Budi Cibinong turut mempersembahkan penampilan tarian tradisional dalam acara penutupan. Selama sesi AYIMUN, para delegasi SMP Al-Azhar Syifa Budi Cibinong berperan aktif dalam komite WHO, berdiskusi, merumuskan kebijakan, dan bernegosiasi dengan perwakilan negara lain. Partisipasi ini tidak hanya mengasah kemampuan diplomasi dan public speaking mereka dalam Bahasa Inggris, tetapi juga menumbuhkan pemahaman mendalam tentang tantangan kesehatan global yang dihadapi dunia.
“Kehadiran 11 siswa kami di AYIMUN ke-19 ini adalah bukti nyata komitmen sekolah dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran global, keterampilan kepemimpinan, dan semangat ketahanan diri yang sejalan dengan tema acara,” ujar salah satu perwakilan guru pendamping.

Pengalaman di AYIMUN menjadi wadah yang tak ternilai harganya bagi para siswa untuk membangun jaringan internasional, bertukar ide, dan menyadari peran mereka sebagai agen perubahan global di masa depan. Kegiatan ini diharapkan dapat memacu semangat siswa lainnya untuk berani mengambil bagian dalam forum internasional dan membawa nama baik bangsa.
.
[Tim Redaksi: Indira Setyani, S.Pd.]



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!